Nama Pelajar: Manuel Bin Akiun

Tugasan pemerhatian 1 Timotius 6:1b-10

Tarikh: 12/5/20

Pengajar: Martina Usor.

 

Keadaan

1.      Siapa?

Penulis surat 1Tomotius adalah Paulus (1:1) ditulis sekitar tahun 65 Masihi, ketika Paulus berada di Mekadonia misi melawat jemaat jemaat di sana selepas dia dibebaskan daripada tahanan di Roma (2 Timotius 4:16-17) sebelum ditangkap semula (2 Timotius 4:6-8). Timotius berada di Efesus mengembalakan jemaat di sana yang diutus oleh Paulus sendiri.

2.      Apa?

Penerima surat adalah Timotius sendiri. Tujuan surat menasihati Timotius tentang kehidupan peribadi dan pelayannya, memotivasikan Timotius supaya mempertahankan kemurnian Injil daripada ajaran sesat dan petunjuk tentang cara pengembalaan.

3.      Di mana?

Surat ini ditulis oleh Paulus semasa berada di Makedonia (1 Titus1:3) ketika melawat jemaat jemaat di sana tetapi tidak dapat dipastikan lokasi sebenar Paulus di Makenodia.

4.      Bila?

Surat ini ditulis sekitar pada tahun 65 Masihi silang beberapa waktu dengan surat 2 Timotius membandingkan surat 2 Timotius 4:6-8 dan kematian Paulus pada tahun 67/68.

5.       Bagaimana?

Paulus memperkatakan mengenai kewajipan Timotius untuk mengajar dan menasihati anggota jemaat (ayat 2b). Memberi peringatan terhadap guru guru palsu yang memutarbelitkan Injil agar Timotius tidak terpedaya dan terikut ikut. Mereka juga mengambil kesempatan dalam ibadah untuk keuntungan mereka mungkin maksud Paulus wang persembahan (ayat 3-5). Paulus juga memberi amaran kepada Timotius agar tidak terpikat dengan harta dunia, hidup sederhana berpuashati asalkan cukup keperluan seharian. Berhati hati agar tidak terjerat dengan pelbagai keinginan sehingga hilang sifat murni dan tidak mengejar wang (ayat 6-10).

Kata kunci surat 1 Timotius ialah Ajaran.

Penekanan

1.      Kata Kerja Finite

AYAT

KATA KERJA FINITE

2b

Ajarkanlah, nasihatkanlah.

3

Mengajar, perkataan, ibadah, sehat.

4

Berlagak, penyakit, dengki, sengketa, fitnah, curiga.

5

Berfikir, kebenaran, ibadah, keuntungan.

6

Ibadah, cukup, keuntungan.

7

Dunia, membawa.

8

Makanan, pakaian.

9

Kaya, pencobaan, nafsu, hampa, mencelakkan, manusia, keruntuhan, kebinasaan.

10

Akar, kejahatan, cinta wang, memburu, uang, menyimpang, iman, menyiksa, duka.

 

2.      Perhubungan

A)    Penyebab

Beberapa ayat perkataan yang menunjukkan penyebab: Kerana (ayat 10), sebab (ayat 7,10).

B)    Hasil.

Beberapa ayat yang menunjukkan hasil: Telah (ayat 10).

C)    Tujuan.

Beberapa ayat yang menunjukkan tujuan: Membawa (ayat 7), menyebabkan (ayat 4)

D)    Kontras.

Perkataan-perkataan yang menunjukkan kontras: Tetapi (ayat 9).

E)     Perbandingan.         

Perkataan-perkataan yang menunjukkan perbandingan: Mencari-cari (ayat 4), mengira (ayat 5)

F)     Penegasan.

Perkataan-perkataan yang menunjukkan penegasan: Ajarkanlah (ayat 2b), nasihatkanlah (ayat 2b), adalah (ayat 4), cukuplah (ayat 8), memburu uanglah (ayat 10).

3.      Pengulangan

·         Ajar (ayat 2b, 3,3).

·         Nasihat (ayat 2b,).

·         Penyakit (ayat 4).

·         Dengki (ayat 4)

·         Sengketa/cidera (ayat 4).

·         Fitnah (ayat 4).

·         Curiga (ayat 4).

·         Makanan (ayat 8).

·         Pakian (ayat 8).

·         Cukuplah (ayat 8).

·         Kaya (ayat 9).

·         Pencobaan (ayat 9).

·         Keuntungan (ayat 5,6).

·         Nafsu (ayat 9).

·         Wang/uang (ayat 10,10).

·         Ibadah (ayat 5.6)

Kepentingan (Idea-idea utama)

            Tema utama dalam teks adalah tentang keuntungan secara kebendaan dan kekayaan. Kata keuntungan, wang dan kaya paling banyak diulang sebanyak 5 kali. Paulus memberi peringatan kepada Timotius agar tidak terikut ikut dengan sikap para pengajar palsu yang bermotifkan keuntungan kebendaan. Mencintai wang adalah jerat yang menimbulkan perbagi keinginan yang jahat yang menengelamkan, meruntuhkan dan menbinasakan manusia sebab memesongkan iman.

Perkataan kedua yang paling banyak diulang ialah ‘mengajar’ disebut tiga kali, Paulus mengesah Timotius agar terus mengajar jemaat Efesus tentang ajaran Yesus Kristus.

Perkataan ketiga yang paling banyak diulang ialah ‘ibadah’ disebut dua kali. Paulus mengatakan para pengajar palsu menggunakan ibadah sebagi satu keuntungan, mungkin wang persembahan yang dimaksudkan Paulus atau penyebaran ajaran palsu mereka dalam ibadah. Sekian.

 

           

 

 

Comments

Popular posts from this blog