SEMINARI TEOLOGI SABAH .
Nama pelajar: Manuel Bin Akiun.
Program: Bachelor of Divinity.
Subjek: Gereja dan Masyarakat.
Tempoh; Julai -Oktober 2019.
Jam kredit: 3 jam.
MERINGKASKAN
BUKU
Buku Johne de Gruchy
yang bertajuk “Saksi Bagi Kristus
Kumpulan Cuplikan Karya Dietrich Bonhoeffer”.
BAB 3
Shallom,
saya meringkaskan bab 3 yang bertajuk
“Kasih Karunia Yang Mahal (muka
surat 192-205)”
Persoalan
utama yang diutarakan oleh penulis ialah; Apa itu kasih karunia yang mahal dan
apa itu kasih karunia yang murah. Kasih karunia yang murah adalah umpama musuh
yang boleh membunuh rohani anggota jemaatnya. Ia umpama barang buangan,
pengampunan yang tidak bererti, umpama hanyalah suatu gurawan dan menyebabkan pelaksanaan
sakramen gereja yang tidak memberi apa apa makna.
Kasih
karunia murah adalah pembenaran atas dosa dan bukan pembenaran orang yang berdosa.
Ia tidak akan mengubah hidup, malahan membiarkan diri menjadi diri kita sendiri
menurut keinginan kita. Kasih karunia yang murah adalah pengampunan tanpa
penyesalan, tanpa pengakuan dosa, tanpa pemuridan, tanpa penderitaan (salib)
dan tanpa Tuhan Yesus dalam hidupnya.
Kasih
karunia yang mahal pula umpama harta yang tersembunyi dalam ladang, seseorang
sanggup menjual harta miliknya untuk memiliki ladang tersebut. Umpama seseorang
sanggup mencungkil matanya sendiri sekiranya menghalangi dia daripada kasih
karunia yang mahal. Kasih karunia yang mahal adalah Injil yang harus dicari dan
dipohon dan diketuk saban hari. Kasih karunia ini mahal sebab memanggil kita
mengikut Tuhan Yesus Kristus. Menuntut penyerahan seluruh hidup kita. Kasih
karunia itu mengutuk dosa tetapi membenarkan orang yang berdosa tetapi bukan
dosa orang itu yang dibenarkan. Pembenar orang yang berdosa dibayar dengan
darah Anak Allah sendiri iaitu Tuhan Yesus.
Kasih
karunia yang mahal itu tidak sebarangan diberikan kepada mereka yang tidak tahu
menghargainya dan mensia-siakanya. Kasih karunia yang mahal menimbulkan pengakuan
siapa Yesus Kristus dan kesetiaan untuk mengikut Dia.
Sekiranya
gereja tidak berhati hati, ia akan mengajarkan kasih karunia yang murah kepada
anggota jemaatnya. Inilah yang menjadi masalah kepada dunia kita sekarang
dengan pengajaran gereja tentang kasih karunia yang murah dan akan menjerut gereja
menjadi sama dengan dunia.
Walaupun
begitu gereja tidak boleh mengasingkan diri dari dunia, seperti amalan hidup
dalam biara, sebab amalan biara adalah usaha mengasingkan diri dengan keyakinan
mendapat kelebihan dan mendapat ganjaran yang lebih baik daripada manusia yang
lain.
Martin
Luther sendiri adalah biarawan tetapi dia meninggalkan dunia biarawan, sebab
dia percaya panggilan mengikut Tuhan Yesus bukan hanya kepada beberapa orang
Kristian sahaja tetapi panggilan untuk semua. Jadi bagaimana panggilan itu
dapat disampaikan kalau dia terasing di biara selama lamanya.
Mengikut
Tuhan Yesus bererti mentaati perintah dengan melakukannya dalam kehidupan
sehari hari terhadap orang sekeliling kita. Gereja yang mengajar kasih karunia
yang mahal akan mengembalikan erti dan fungsi gereja yang sebenar iaitu
mengikut Tuhan Yesus.
REFLEKSI
Saya bersyukur selepas membaca buku
Saksi Bagi Kristus khususnya pembacaan pada Bab 3 di bawah tajuk besar “Kasih
Karunia Yang Mahal”, Saya telah
memahami sedikit sebanyak erti kasih karunia yang benar dan yang tidak benar. Kasih
karunia yang murah adalah pengertian yang salah dan kasih karunia yang mahal pengertian
benar tentang kasih karunia yang diajarkan oleh Alkitab.
Saya dan orang Kristian yang lain
ada yang tidak menyedari telah salah memahami tentang kasih karunia. Akibatnya kehidupan rohani mereka tidak ada perubahan
dari masa muda sampai ke tua sama saja, malahan ada yang semakin jahat dari
hari ke sehari, walaupun dia sudah dan sedang melayani dan rajin ke gereja.
Puncanya adalah pengertian kasih karunia yang salah.
Gereja pun begitu juga ada yang tanpa
sedar sedang mengajar dan berpegang dengan kasih karunia yang murah, sebab itu ada
gereja hilang wibawa sebagai gereja Tuhan yang memberitakan kasih Kristus
kepada umat manusia, sebab tidak lagi berfungsi sebagai gereja, tetapi telah
mirip dengan organisasi dunia, Kristus bukan lagi pusat pemikiran dan iman
anggota jemaatnya. Tetapi wang, pangkat dan kuasa yang diutamakan. Gereja telah
menjadi batu loncatan untuk meraih populariti, pengaruh dan punca menjana
pendapatan.
Semoga
dengan kesedaran saya sendiri tentang pengertian kasih karunia yang mahal, saya
dapat mempraktikkannya dan menjadi contoh kepada ahli keluarga dan anggota
jemaat kami agar mereka pun hidup dalam pengertian kasih karunia yang benar. Ada
disiplin rohani, mengasihi, meninggalkan dosa, hidup bersesuaian dengan
kebenaran firman Tuhan dan dari hari kesehari semakin menyerupai Tuhan Yesus.
Kiranya
Roh Kudus terus berkarya dalam hidup saya sendiri, hidup dalam kasih karunia
yang mahal, bukan lagi hidup dalam kasih karunia yang murah. Kiranya kasih
karunia mahal menjadi amalan saya setiap hari, dalam pekerjaan, dalam pelayanan
dan dalam keluarga dan kepada semua individu dalam persekitaran saya. Salam
damai untuk kita semua. Amin.
Comments
Post a Comment